Skip to main content

Ketawa jangan berlebihan entar nangis

Hidup itu gak bisa ditebak apalagi mati, hidup itu kayak hitam dan putih, kadang ada kegelapan dan ada juga terang benderang, hidup itu penuh warna, ada tangis, tawa, bahagia, kecewa, hidup itu kayak es campurlah mirip dikit.

Hidup itu emang gak semanis wajah gue, *senyummanis*
udah deh brcanda aja, gue heran kenapa yah dikehidupan ini kalo gak nangis, ya ketawa, apa antara mereka berdua ada ikatan batin yang kuat, gue heran, heran, heran aja , emh.
gue gak habis pikir, semua itu bisa terjadi sama siapa aja dan termasuk gue, contohnya aja waktu kita lagi pdkt-an sama orang, so kita pasti udah seneng loncat-loncat *nangkepkodok* , terus tiba-tiba dia nembak kita, senengnya minta dikuburin *lebai* , udah berjalan cukup lama kisah cintanya sampe udah cinta mati segala, lalu kandaslah ditengah jalan mungkin ditabrak mobil racun tikus, terus kita langsung lari- lari besar kedapur liat piso colok kemata *nangisdarah*.
nah begitulah ceritanya. so, semua itu gak bisa tebak kan?, kalo dari awal kita tau bakal begitu pasti gak akan ada berlinangnya air darah mata.

ohya, udah beberapa hari ini gue ketawanya udah kelewatan bates sama sepupu gue, gak tau juga ampe gue godain pdkt-annya, tapi ada petuah bilang "ketawa jgn berlebihan entar nangis". gue juga gak ngerti apa bener atau enggak ini petuah tapi dari kejadian yang gue alami kemaren mungkin ada benernya juga.
mau tau mau tau mau tau???
penasaran yah? hayoo?

ywdh, check it out ------->
Kemaren, gue habis pulang kampus trs pas udah nyampe rumah gue sms feby sepupu gue,
ternyata dia ditempat temennya dan pulangnya mungkin malem katanya, dari pada gue sendirian, akhirnya gue nyusul kesana. setelah nyampe disana pun kerjaan gue cuma baca novel "Kata Hati" dari bang Bernand Batubara, ceritanya lebih kurang sama kayak kejadian gue sama *emh* itu kemaren.*curcol

Sebenernya hari itu, temen-temennya feby dan gue mau ngasih surprice buat salah satu teman mereka, Ema.
kebetulan juga si Ema lagi cek up kesehatannya dan pulang agak larut jadi banyak waktu buat kita mempersiapkan semuanya dari kado, kue, balon dan lain-lain. Jujur aja gue iri sama gaya persahabatan mereka, mereka lebih kompak dari teman- teman saya, sampe nginep segala, bohong ini bohong itu, gue jadi inget waktu ultah gue kemaren, gue dikerjain sama temen gue, sampe nyamar sebagai orang ketigalah terus ngajak ketemuanlah dan waktu itu ada seseorang yang ikut ngerjain gue juga, tapi yasudah masa lalu, gue terharu saat itu gue jadi inget waktu gue SMA dikerjain sahabat-sahabat gue sampe gue kesel dan nangis, gila tu mereka.

Masih menunggu datangnya Ema,dan suasana saat itu horor-hororan, dengan cerita yang agak buat telinga gue harus disembelih, gue sebagai pendengar yang agak terlalu parno dengan berbau hal seperti itu, gue hanya bisa diem dengan wajah pusat pasih terus bilang "pliss jangan ngomongin itu lagi" dengan wajah yang agak sedikit melemas. hah!

gue yang saat itu nahan pipis, mengharuskan gue pipis bersama dengan fia, salah satu teman feby.

setelah keluar dari kamar mandi itu, gue hanya bisa diam dengan perkataan kalo " si ayu kemasukan ".

gue langsung duduk dengan tak berdayanya,untung gak gebrok ini lutut, gue bingung mau ngapain saat itu tapi gue coba cari surat yasin dan baca berulang-ulang. gue mikir apa jadinya acara buat si Ema nanti.*teruusbacayasin. tiba-tiba feby jadi aneh gitu, dia bisa merasakan adanya roh halus dan gue yang berada disampingnya cuma bisa mengelus pungungnya dengan tetap membaca Surat Yasin, gue khawatir nanti kalo dia akan menjadi korban selanjutnya, loh kira apaan? tapi dia mengkhawatirkan gue yang sibuk liat si ayu.


Alhamdulillah, Ayu sadar juga, dan ema udah nyampe rumah tapi keadaan disana sungguh mengharu biru melihat aduh mulut antara mereka. gue saat itu sedih, gue nangis, jangan tanya gue nangisnya pakek apa jangan tanya, nanti gue tambah sedih.

acara buat ema pun bukannya malah ketawa bahagia, malahan fia nangis yang sambil memotong kue.
kacau dah, suasana yang kami harapkan bakal lucu dan seneng tapi semua itu takdir, takdir gak bisa kita tebak, takdir emang misterius, yang ada hanya derah airmata yang terlihat di raut wajah kami semua.


Mungkin ini semua adalah maksud petuah diatas, jangan tertawa berlebihan entar nangis. yah yang namanya berlebihan itu emang gak bagus. so sederhana sajaaaaa #okesip

 

Comments

Popular posts from this blog

Menjaga Kemuliaan Karunia-Nya

اَلَمْ تَرَوْا اَنَّ اللّٰهَ سَخَّرَ لَكُمْ مَّا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِ وَاَسْبَغَ عَلَيْكُمْ نِعَمَهٗ ظَاهِرَةً وَّبَاطِنَةًۗ وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يُّجَادِلُ فِى اللّٰهِ بِغَيْرِ عِلْمٍ وَّلَا هُدًى وَّلَا كِتٰبٍ مُّنِيْرٍ    Tidakkah kamu memperhatikan bahwa sesungguhnya Allah telah menundukkan apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi untukmu. Dia (juga) menyempurnakan nikmat-nikmat-Nya yang lahir dan batin untukmu. Akan tetapi, di antara manusia ada yang membantah (keesaan) Allah tanpa (berdasarkan) ilmu, petunjuk, dan kitab suci yang menerangi. (QS. Luqman : 20) RINGKASAN TAFSIR Ayat ini mengingatkan manusia dengan menanyakan apakah mereka tidak memperhatikan tanda-tanda keesaan dan kekuasaan Allah di alam yang luas ini ? Apakah mereka tidak memperhatikan bahwa Allah-lah yang menundukkan untuk mereka semua yang ada di alam ini, sehingga mereka dapat mengambil manfaat daripadanya. Dialah yang menjadikan matahari bersinar, sehingga siang menjadi terang ...

Meluruskan Niat

  قُلْ اِنَّ صَلَاتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَۙ Katakanlah (Nabi Muhammad), “Sesungguhnya salatku, ibadahku, hidupku, dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam. (QS. Al Anám : 162) PENJELASAN TAFSIR Dalam ayat ini Nabi Muhammad, diperintahkan agar mengatakan bahwa sesungguhnya salatnya, ibadahnya, serta semua pekerjaan yang dilakukannya, hidup dan matinya adalah semata-mata untuk Allah Tuhan semesta alam yang tiada sekutu bagi-Nya. Itulah yang diperintahkan kepadanya. Rasul adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri kepada Allah dalam mengikuti dan mematuhi semua perintah dan larangan-Nya. Dua ayat ini mengandung ajaran Allah kepada Muhammad, yang harus disampaikan kepada umatnya, bagaimana seharusnya hidup dan kehidupan seorang muslim di dalam dunia ini. Semua pekerjaan salat dan ibadah lainnya harus dilaksanakan dengan tekun sepenuh hati karena Allah, ikhlas tanpa pamrih. Seorang muslim harus yakin kepada kodrat dan irada...

Menyadari Tidak Ada yang Sia- Sia

  اَفَحَسِبْتُمْ اَنَّمَا خَلَقْنٰكُمْ عَبَثًا وَّاَنَّكُمْ اِلَيْنَا لَا تُرْجَعُوْنَ Apakah kamu mengira bahwa Kami menciptakan kamu main-main (tanpa ada maksud) dan kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami? (QS. Al Mu'minun : 115)   RINGKASAN AYAT/TAFSIR  Maksudnya, “maka apakah kamu mengira,” wahai makhluk, “bahwa sesungguhnya kami menciptakan kamu secara main-main (saja),” yaitu sia-sia dan batil, kalian makan dan minum, berjalan dan menikmati kelezatan dunia, sementara kami membiarkan kalian tanpa memerintah dan melarang, tanpa memberi pahala dan hukuman. Oleh karena itu, Dia berfirman, ”dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami,” hal ini tidak terbetik di dalam hatimu.  sumber : Tafsir As sa'di REFLEKSI Allah itu serius banget menciptakan kita, gak untuk main-main atau hura-hura. Kita diciptakan pasti punya tujuan untuk menjadikan kita manusia yang menyelamatkan bumi tapi kita gak mengerti kenapa kita diciptakan dan untuk apa, dan kebanyakan dari k...