Skip to main content

Dibalik film 5cm

Pagi,,,
udah beberapa hari ini gue lagi gak bersentuhan sama ni blog, maklum kemaren-kemaren lagi ditempat sepupu gue, kebetulan disana ada wi-fi, nah setelah gue gak ngungsi disana, gue balik kekos-an gue dengan sejuta kehampaan. terutama hampa sama pulsa modem *tragis.
jadi kerjaan gue cuma nonton aja seharian sebelum bersalaman sama UAS.

ohya, gue mau cerita kejadian kemaren, kebetulan gue lagi libur dan berkesempatan buat nonton film 5cm di bioskop kesayangan kalian, dan dihari itu pun gue ketimpah kesialan yang lumayan memalukan diri.*nunduk

sekarang gue review sedikit deh tentang film 5cm yang gue tonton kemaren, rencananya gue mau posting tadi malam kebetulan mata gue udah ngamuk minta ditidurin jadi gue pasrah aja dan lenyap dalam kegelapan *wihh.

Ceritanya gini, ini film menceritakan tentang lima sahabat yang setiap hari selalu nongkrong bareng, semuanya bareng-bareng deh, arial, zafran, ian, genta dan riani. disuatu malem mereka merasakan ada sesuatu kebosanan yang mereka alami, apalagi si ian yang gak lulus-lulus skripsi. akhirnya mereka memutuskan buat gak berhubungan selama 3 bulan tersebut. nah dan selama tiga bulan tersebut mereka melakukan aktifitas mereka sendiri, walaupun kadang-kadang mereka masih merasa saling merindukan. nah si Genta memberi kabar buat sahabat yang lain buat bertemu distation kereta api dengan berbagai pelengkapannya buat kegunung semeru. nah pas adegan digunung ini tiba-tiba mata gue kelilipan pemirsa, entah kenapa tapi kayaknya layar bioskopnya gede' banget membuat mata gue berair *ngeles. bukan kok, sumpah sedih banget waktu mereka udah mau mendaki gunung, mereka berpikir "apa kita mungkin bakal nyape keatas gunung itu ? "dan mereka pada bilang "dengan kaki yang akan melangkah lebih banyak dari biasanya, tangan yang akan melakukan lebih banyak biasanya, leher yang akan selalu melihat keatas, mulut yang akan selalu berdoa dan hati yang selalu bertekat.

kalian tau kenapa gue nangis, gue kangen sahabat-sahabat gue yang kebetulan awalnya berlima juga, dan bertambah satu orang tapi di film 5cm ini ada cewek satu, tapi kalo di gue ada cowok satu.
walaupun begitu gue banyak mengalami manis pahit persahabatan, dan yang lebih merasakan itu gue, *tadahairmata.
sebelum kami ber6 ni pisah karena kami punya jalan masing-masing tapi kami juga punya janji kalo tahun 2015 kami bertemu lagi lengkap dengan keluarga  kecil kami, dan gue nanti sama siapa yah *hening .

cuma sedikit gue reviewnya kalo banyak bukan review tapi ngarang, haha. nah dihari itu pun gue ketiban kesialan dua kali. pertama, tas gue rusak jadi gue harus nenteng tas ini dengan merekahnya tas yang tak tertutup, jadi sedikit gak fokus nonton gara-gara benerin tas ini tapi alhamdulillahnya gak bisa bener. kedua, sikut gue kena stang motor orang, gila sakit banget dah. tapi yaudah yang penting udah nonton.

Mimpi akan dapat diraih dengan cinta, cita persahabata dan gue kangen kalian : Septi D, Septi A, Lian, Iip, dan Sri
kapan ketemu kalian MISS YOU ALL

Comments

  1. hikss...... libur pjg,, sisa bsok.. ad wktu??

    ReplyDelete
  2. makasih yan,,,
    yuk besok ketemuan mumpung libur juga..kangeeeen

    ReplyDelete
  3. saya juga juga punya postingan tentang 5 cm ini..
    ah jadis edih baca postingan kamu yakk

    ReplyDelete

Post a Comment

Selesai berkomentar ucapkan Alhamdulillah
@tiameirizta

Popular posts from this blog

Tujuan Mengembangkan Personal Blog

Assalamualaikum teman-teman semua Sebagai seorang blogger sebenarnya bukan sebuah impian dari kecil. Hal itu tumbuh dari sebuah artikel yang dibuat oleh paman ketika saya ingin memasuki bangku perkuliahan sekitar 2010 yang lalu. Berawal dari membaca blog tentang desa kelahiran saya tersebut yang berjudul " Desaku Bailangu ". Lalu  memutuskan untuk membuat sebuah blog personal, yang isinya curhatan anak yang baru lulus SMA. Semenjak kecil saya hobi menulis dan bercerita kedalam buku diary daripada bercerita kepada orang lain, mungkin itulah semangat awal saya untuk membuat sebuah blog tanpa pikir panjang walaupun tidak tahu cara menggunakannya, yang penting daftar dulu. Berbekal itu saya akhirnya mencoba-coba mengotak-atik blogspot.     Baca juga > kenapa memilih blogspot Saat perjalanan dibangku perkuliahan, tiba dimana akhirnya saya menemukan sebuah komunitas dikampus yang bernama "Blogger Unsri ". Kemudian saya join dalam komunitas tersebut. B logger Unsri did...

TIPS UNTUK BLOGGER PEMULA

Bismillah Sebagai seorang blogger pemula, banyak hal yang harus dipelajari agar blog kita menjadi blog yang selalu dihinggapi oleh pengunjung. Tak hanya dihinggapi namun juga menjadi salah satu blog yang menjadi inspirasi bagi yang membutuhkan sesuatu.  Setelah banyak blogwalking ke artikel-artikel yang membuat saya selalu ketagihan untuk mendatanginya, saya akhirnya mengerti apa yang harus saya pelajari untuk menjadi blogger pemula yang sukses. Untuk menjadi Blogger Pemula yang sukses, ada beberapa hal saya  harus  pelajari : 1. Menentukan niche yang menggambarkan Personal Branding Semakin kesini, saya menyadari bahwa blog yang saya tulis masih belum menentukan niche yang benar. Dari situ saya mulai mencari-cari tema apa yang menggambarkan karakter saya. Karakter yang minimalis dan mudah dibaca adalah sesuatu yang saya sukai.  dengan adanya niche yang kuat, membuat blog kita semakin menarik dan akan menjadi sumber pencarian bagi pembaca setia blog kita. baca jug...

WISATA RELIGI KE MASJID ABDUL KADIM (MASJID KURSI PATAH) DI MUSI BANYUASIN

Semenjak Pandemi hadir, kita susah sekali untuk masuk kedalam masjid karena alasan protokol kesehatan, banyak masjid yang tidak dibuka alhasil kita harus sholat di rumah masing-masing. Tahun 2022 ini, Pandemi sudah usai. Kegiatan sudah mulai normal kembali, mari kita list tempat-tempat yang ingin kita kunjungi. Pertengahan Ramadhan kemarin, saya melewati sebuah Masjid Megah di Desa Epil Kec. Lais Kab. MUBA yaitu Masjid Abdul Kadim. Masjid ini juga terkenal dengan sebutan Masjid Kursi Patah. Filosopinya mau setinggi apa jabatan atau kedudukan itu semua akan patah atau tiada artinya kalau tidak beribadah . Sebelum sampai rumah saya harus melewai masjid Abdul Kadim tersebut, sekitar 1 jam menuju  kekampung halaman ke Bailangu, Musi Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan.  Dari beberapa artikel yang saya baca, masjid ini dibangun oleh keluarga besar desa epil yang bernama Prof. Khadim.  Ketika saya datang ke Masjid Abdul Khadim ini, kondisi masjid masih dalam proses pembangunan ...