Skip to main content

Pertama Belajar Merajut


Disini adakah yang suka merajut? Atau penasaran pengen belajar?

Okke aku mau sedikit cerita ya, kapan pertama kali aku belajar merajut.

Mungkin temen-temen yang baca tulisan aku berpikir, emang kamu suka ngerajut tia? Kok gak pernah sharing sih?

Maaf teman-teman, kadang-kadang aku masih minder buat sharing ilmu yang sebenernya aku juga masih belajar, takut nanti salah penyampaian atau salah kaprah eh malah terjerumus dosa

Pertama kali aku kenal rajut itu waktu aku kelas 3 SMP, waktu aku sekolah aku tinggal bersama wak (kakaknya papa), jadi disana besannya alias ibu mertua sepupu aku itu suka banget ngerajut. Alhasil aku terpesona dan pengen banget belajar, dan akhirnya bisa lumayan bisa bikin tempat handphone kala itu, tapi aku gak bisa potoin karena hilang entah kemana.

Setelah lulus SMP, aku sudah gak fokus lagi belajar karena maklumlah SISBA jadi agak rempong sedikit hihi dan menghilanglah dari dunia perajutan saat itu padahal waktu aku sekolah belum ada temen-temen ku yang belajar merajut.

Seiring berjalannya waktu dan disuatu ketika aku maenlah ketoko buku terkenal di Indonesia, kalo jalan-jalan setiap lorong itu, aku selalu tertarik ke genre Keterampilan, aku belilah sebuah buku Teknik Merajut untuk Pemula karya Noe Idris cetakan ke empat tahun 2009,  yang harganya 28.500 rupiah. Haha harganya sampe inget padahal sudah 7 Tahun yang lalu tepatnya kelas 3 SMA. Aku inget karena masih nempel harganya dan masih ada sampai sekarang. Dan jujur sih kalo cari ditoko lain udah gak ada. Hihii


Hah, ternyata cuma hanya beli belaka tanpa eksekusi, karena aku mau fokus sama UN jadi ke pending lagi….

Dan akhirnya pada tahun 2014, aku mulai merajut lagi karena ada salah satu temenku dikantor dia juga hobi merajut, semangatku mulai membara dan tidak sendirian. Lalu aku beli hakpen dan benang 12 warna dengan harga 100.000 kebetulan lagi promo. Dan sampai sekarang alhamdulillah masih merajut walaupun dengan kesibukan yang semi padat

Jadi, intinya kemauan udah dari dulu, modal sebenernya udah ada dari dulu lalu apa yang bisa membuatku pending sepanjang tahun?? jawabanya karena kesepian tidak ada teman berbagi, tidak ada teman sharing dan merasa minder kalau belajar sendiri tapi sekarang aku udah pede dan bertemu teman-teman yang bisa diajak berbagi..

Sekaran, aku mencoba untuk berbagi buat teman-teman yang mau belajar sendiri, insya Allah aku bisa sharing ilmu-ilmu tentang perajutan dan akupun masih tahap belajar, belajar jadi Istri idaman, yang bisa merajut, menjahit, masak biar mertua aku gak galak-galak sama aku.haha

Mari belajar merajut bersama

Ditunggu ya next posting tentang merajut

See you



Comments

Popular posts from this blog

Menjaga Kemuliaan Karunia-Nya

اَلَمْ تَرَوْا اَنَّ اللّٰهَ سَخَّرَ لَكُمْ مَّا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِ وَاَسْبَغَ عَلَيْكُمْ نِعَمَهٗ ظَاهِرَةً وَّبَاطِنَةًۗ وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يُّجَادِلُ فِى اللّٰهِ بِغَيْرِ عِلْمٍ وَّلَا هُدًى وَّلَا كِتٰبٍ مُّنِيْرٍ    Tidakkah kamu memperhatikan bahwa sesungguhnya Allah telah menundukkan apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi untukmu. Dia (juga) menyempurnakan nikmat-nikmat-Nya yang lahir dan batin untukmu. Akan tetapi, di antara manusia ada yang membantah (keesaan) Allah tanpa (berdasarkan) ilmu, petunjuk, dan kitab suci yang menerangi. (QS. Luqman : 20) RINGKASAN TAFSIR Ayat ini mengingatkan manusia dengan menanyakan apakah mereka tidak memperhatikan tanda-tanda keesaan dan kekuasaan Allah di alam yang luas ini ? Apakah mereka tidak memperhatikan bahwa Allah-lah yang menundukkan untuk mereka semua yang ada di alam ini, sehingga mereka dapat mengambil manfaat daripadanya. Dialah yang menjadikan matahari bersinar, sehingga siang menjadi terang ...

Meluruskan Niat

  قُلْ اِنَّ صَلَاتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَۙ Katakanlah (Nabi Muhammad), “Sesungguhnya salatku, ibadahku, hidupku, dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam. (QS. Al Anám : 162) PENJELASAN TAFSIR Dalam ayat ini Nabi Muhammad, diperintahkan agar mengatakan bahwa sesungguhnya salatnya, ibadahnya, serta semua pekerjaan yang dilakukannya, hidup dan matinya adalah semata-mata untuk Allah Tuhan semesta alam yang tiada sekutu bagi-Nya. Itulah yang diperintahkan kepadanya. Rasul adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri kepada Allah dalam mengikuti dan mematuhi semua perintah dan larangan-Nya. Dua ayat ini mengandung ajaran Allah kepada Muhammad, yang harus disampaikan kepada umatnya, bagaimana seharusnya hidup dan kehidupan seorang muslim di dalam dunia ini. Semua pekerjaan salat dan ibadah lainnya harus dilaksanakan dengan tekun sepenuh hati karena Allah, ikhlas tanpa pamrih. Seorang muslim harus yakin kepada kodrat dan irada...

Menyadari Tidak Ada yang Sia- Sia

  اَفَحَسِبْتُمْ اَنَّمَا خَلَقْنٰكُمْ عَبَثًا وَّاَنَّكُمْ اِلَيْنَا لَا تُرْجَعُوْنَ Apakah kamu mengira bahwa Kami menciptakan kamu main-main (tanpa ada maksud) dan kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami? (QS. Al Mu'minun : 115)   RINGKASAN AYAT/TAFSIR  Maksudnya, “maka apakah kamu mengira,” wahai makhluk, “bahwa sesungguhnya kami menciptakan kamu secara main-main (saja),” yaitu sia-sia dan batil, kalian makan dan minum, berjalan dan menikmati kelezatan dunia, sementara kami membiarkan kalian tanpa memerintah dan melarang, tanpa memberi pahala dan hukuman. Oleh karena itu, Dia berfirman, ”dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami,” hal ini tidak terbetik di dalam hatimu.  sumber : Tafsir As sa'di REFLEKSI Allah itu serius banget menciptakan kita, gak untuk main-main atau hura-hura. Kita diciptakan pasti punya tujuan untuk menjadikan kita manusia yang menyelamatkan bumi tapi kita gak mengerti kenapa kita diciptakan dan untuk apa, dan kebanyakan dari k...