Skip to main content

Jadi Relawan Bersih-Bersih di Lampung

Pada tanggal, 15 September 2018. Aku adalah salah satu volunteer komunitas Jendela Lampung dan beberapa teman jendelist bisa berkesempatan hadir untuk mengikuti gerakan World Cleanup Day Lampung.  







Apa World Cleanup Day tia?
World Cleanup Day Indonesia 2018, merupakan gerakan yang awalnya diinisiasi oleh gerakan sosial di Negara Estonia pada tahun 2008 dengan nama Let’s Do It World yang mengajak masyarakat atau organisasi sosial untuk melakukan gerakan bersih-bersih diseluruh dunia.




Dilampung acaranya dimana?
Informasi yang aku ketahui, di Lampung ada beberapa  lokasi yang di tuju untuk dijadikan tempat bersih-bersih namun untuk Komunitas Jendela Lampung mendapatkan lokasi bersih-bersih sekitar Taman Gajah sampai Stadion Pahoman dan bersama adik-adik SMA/SMK.

 



Siapa aja yang ikut serta?
Yang mengikuti kegiatannya ini ada beberapa Komunitas, Mahasiswa-Mahasiswa dari Umitra, Unila, Itera dan Universitas Malahayati. Kemudian dari lindungihutan.com, Camat dan Anak-anak SMA/SMK sampai Relawan Independent sekali pun.




Manfaatnya apa ni?
Kalau mau bilang manfaat, pasti sangat banyak manfaatnya salah satunya meningkatkan kesadaran masyarat akan pentingnya kebersihan, apalagi sampah yang sejenis plastik yang kalian pasti sudah mengerti bahwa sampah yang sangat sulit terurai contohnya kantong plastik, sedotan. Kemudian ada banyak puntung rokok dijalanan yang aku temui sampe sekantong plastik. Kalian juga sudah mengerti kan? apabila sampah itu bisa mengakibatkan banjir dimana-mana.Nah untuk itu mari kita memulai mencoba untuk mengurangi plastik2 dan selalu membawa botol minum agar tidak menggunakan plastik secara berlebihan. Ayo lindungi bumi kita!



Comments

Popular posts from this blog

Menjaga Kemuliaan Karunia-Nya

اَلَمْ تَرَوْا اَنَّ اللّٰهَ سَخَّرَ لَكُمْ مَّا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِ وَاَسْبَغَ عَلَيْكُمْ نِعَمَهٗ ظَاهِرَةً وَّبَاطِنَةًۗ وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يُّجَادِلُ فِى اللّٰهِ بِغَيْرِ عِلْمٍ وَّلَا هُدًى وَّلَا كِتٰبٍ مُّنِيْرٍ    Tidakkah kamu memperhatikan bahwa sesungguhnya Allah telah menundukkan apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi untukmu. Dia (juga) menyempurnakan nikmat-nikmat-Nya yang lahir dan batin untukmu. Akan tetapi, di antara manusia ada yang membantah (keesaan) Allah tanpa (berdasarkan) ilmu, petunjuk, dan kitab suci yang menerangi. (QS. Luqman : 20) RINGKASAN TAFSIR Ayat ini mengingatkan manusia dengan menanyakan apakah mereka tidak memperhatikan tanda-tanda keesaan dan kekuasaan Allah di alam yang luas ini ? Apakah mereka tidak memperhatikan bahwa Allah-lah yang menundukkan untuk mereka semua yang ada di alam ini, sehingga mereka dapat mengambil manfaat daripadanya. Dialah yang menjadikan matahari bersinar, sehingga siang menjadi terang ...

Meluruskan Niat

  قُلْ اِنَّ صَلَاتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَۙ Katakanlah (Nabi Muhammad), “Sesungguhnya salatku, ibadahku, hidupku, dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam. (QS. Al Anám : 162) PENJELASAN TAFSIR Dalam ayat ini Nabi Muhammad, diperintahkan agar mengatakan bahwa sesungguhnya salatnya, ibadahnya, serta semua pekerjaan yang dilakukannya, hidup dan matinya adalah semata-mata untuk Allah Tuhan semesta alam yang tiada sekutu bagi-Nya. Itulah yang diperintahkan kepadanya. Rasul adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri kepada Allah dalam mengikuti dan mematuhi semua perintah dan larangan-Nya. Dua ayat ini mengandung ajaran Allah kepada Muhammad, yang harus disampaikan kepada umatnya, bagaimana seharusnya hidup dan kehidupan seorang muslim di dalam dunia ini. Semua pekerjaan salat dan ibadah lainnya harus dilaksanakan dengan tekun sepenuh hati karena Allah, ikhlas tanpa pamrih. Seorang muslim harus yakin kepada kodrat dan irada...

Menyadari Tidak Ada yang Sia- Sia

  اَفَحَسِبْتُمْ اَنَّمَا خَلَقْنٰكُمْ عَبَثًا وَّاَنَّكُمْ اِلَيْنَا لَا تُرْجَعُوْنَ Apakah kamu mengira bahwa Kami menciptakan kamu main-main (tanpa ada maksud) dan kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami? (QS. Al Mu'minun : 115)   RINGKASAN AYAT/TAFSIR  Maksudnya, “maka apakah kamu mengira,” wahai makhluk, “bahwa sesungguhnya kami menciptakan kamu secara main-main (saja),” yaitu sia-sia dan batil, kalian makan dan minum, berjalan dan menikmati kelezatan dunia, sementara kami membiarkan kalian tanpa memerintah dan melarang, tanpa memberi pahala dan hukuman. Oleh karena itu, Dia berfirman, ”dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami,” hal ini tidak terbetik di dalam hatimu.  sumber : Tafsir As sa'di REFLEKSI Allah itu serius banget menciptakan kita, gak untuk main-main atau hura-hura. Kita diciptakan pasti punya tujuan untuk menjadikan kita manusia yang menyelamatkan bumi tapi kita gak mengerti kenapa kita diciptakan dan untuk apa, dan kebanyakan dari k...