Skip to main content

FENOMENA PUASA SAAT DIMASA PANDEMI - BOLEH BUKBER ASAL JANGAN NGOBROL


Assalamualaikum pembaca blogku

Bagaimana puasa kalian hari ini?? semoga lancar ya semua. Aamiin

Alhamdulillah ya ditahun 2022 ini kita masih bisa berpuasa secara normal lagi setelah 2 tahun kita lalui puasa pada masa pandemi.

diawal-awal puasa saat pandemi pasti membuat kita menjadi merasa asing, karena kita diwajibkan untuk selalu dirumah dan tetap menjadi protokol kesehatan agar tak terkena virus corona.

kalau diingat lagi saat puasa dimasa pandemi, dimana aku yang saat itu tinggal di Bandar Lampung untuk bekerja dan tinggal menjadi anak kosan. yang dilalui hanya didalam kamar untuk buka dan sahur, tidak seperti waktu-waktu sebelum pandemi, masih sempat ngabuburit atau buka bersama teman- teman saat itu.

yang lebih menyedikan lagi, aku tidak bisa pulang kampung kekampung halaman di Sumatera Selatan. dan aku harus lebaran disini seorang diri. Yaa Allah, sedih bangettt

Alhamdulillah lagi, sekarang aku sudah tinggal di Palembang, dan walaupun masa pandemi sudah mulai tak seheboh saat awal dulu karena kita sudah mendapatkan vaksin gratis dari pemerintah.

untuk mudikpun saat itu, pemerintah melarang untuk mudik. namun sekarang boleh mudik hanya harus sudah melakukan vaksinasi BOSTER.

INFO UNIK PUASA TAHUN 2022

kalian pernah dengar atau lihat di sosial media saaat ini bahwa Pemerintah menghimbau BOLEH BUKBER ASAL JANGAN NGOBROL. untuk baca lebih lengkap, bisa baca disalah satu berita disini 

Aku akan sharing sedikit masalah ini dari segi agama islam ya.

Bukber kan identik dengan makan bersama, kadang jadi ngerasa aneh aja kalau gak ngobrol haha ngerasa krik-krik, bukankah disaat makan itulah biasanya seseorang akan lebih dekat yaa dan merasakan berkah ramadahan jikan berbuka bersama saudara dan teman-teman :

Menurut pandangan Islam bahwa makan sambil makan adalah sunnah asal hati-hati jangan sampai kecepatan ngomongnya nanti kesedak. karena ada dalilnya rasulullah pernah ngobrol sambil ngomong..


Semoga Ramadhan tahun ini Allah berikan Ampunan untuk kita semua, selamat menjalani puasa teman semua.

Tulisan ini bagian dari  BPN 30 Day Ramadhan Challenge Tahun 2022 dari Blogger Perempuan


with love

tia



Comments

  1. Challenge banget ya mbak buber tapi nggak ngobrol. Karena biasanya momen-momen buber ini seperti ajang reuni buat bersilaturahmi dengan orang yang jarang-jarang ketemu.

    ReplyDelete
  2. Wkwkwk,, ktawa aja saya sama artikel ini.

    ReplyDelete
  3. Kakak selamat menunaikan ibadah puasa ya. Ucapin dulu baru komen.. hehehe..
    Anyway, aku baca judulnya kirain bukber jangan ngobrol itu takutnya membicarakan orang lain, ternyata takut tersedak. Tapi memang masuk akal sih kalo sambil ngobrol bikin kita nggak fokus sama makanan.. 😉

    ReplyDelete
  4. Hi Kak Tia. Emang lucu sih ya, boleh bukber tapi nggak boleh ngobrol. Trus ngapain bukber? Hahaha... Pandemi ini memang menimbulkan banyak penyesuaian yang harus dilakukan di hidup kita. Selamat menunaikan ibadah puasa ya Kak... semoga dilancarkan terus ibadahnya.

    ReplyDelete

Post a Comment

Selesai berkomentar ucapkan Alhamdulillah
@tiameirizta

Popular posts from this blog

Tempat ngabuburit Asik di Palembang

Assalamualaikum  pembaca blogku Kalau sudah memasuki bulan Ramadan, agenda list bukber sudah berdatangan mulai dari temen SD, SMP, SMA, Kuliah dan Komunitas. Yang anehnya, sampai sekarang aku belum ada agenda bukber (pengen ketawa) apa aku gak punya temen ya ??  Semenjak aku pindah ke Palembang, agenda bukberku berkurang karena lebih banyak buka dirumah bersama keluarga. Jadi, jarang sekali untuk bukber diluar. Tapi disini aku akan share sebuah tempat rekomendasi untuk yang mau ngabuburit diluar bersama teman atau keluarga. Ada beberapa tempat ngabuburit yang asik di Palembang 1. Kambang Iwak Untuk warga Palembang, tempat ini sudah tidak asing. Tempat ini berada ditengah kota dan kawasan orang-orang yang mau program diet atau hidup sehat. Banyak orang-orang yang berolahraga disini, lari-lari kecil mengitari kolam yang ada ditengah kawasan itu. biasanya hari minggu ada kegiatan senam sehat dan juga banyak sekali menu makanan, cemilan dan UMKM disana. sumber : travelingyuk.com 2...

Tujuan Mengembangkan Personal Blog

Assalamualaikum teman-teman semua Sebagai seorang blogger sebenarnya bukan sebuah impian dari kecil. Hal itu tumbuh dari sebuah artikel yang dibuat oleh paman ketika saya ingin memasuki bangku perkuliahan sekitar 2010 yang lalu. Berawal dari membaca blog tentang desa kelahiran saya tersebut yang berjudul " Desaku Bailangu ". Lalu  memutuskan untuk membuat sebuah blog personal, yang isinya curhatan anak yang baru lulus SMA. Semenjak kecil saya hobi menulis dan bercerita kedalam buku diary daripada bercerita kepada orang lain, mungkin itulah semangat awal saya untuk membuat sebuah blog tanpa pikir panjang walaupun tidak tahu cara menggunakannya, yang penting daftar dulu. Berbekal itu saya akhirnya mencoba-coba mengotak-atik blogspot.     Baca juga > kenapa memilih blogspot Saat perjalanan dibangku perkuliahan, tiba dimana akhirnya saya menemukan sebuah komunitas dikampus yang bernama "Blogger Unsri ". Kemudian saya join dalam komunitas tersebut. B logger Unsri did...

WISATA RELIGI KE MASJID ABDUL KADIM (MASJID KURSI PATAH) DI MUSI BANYUASIN

Semenjak Pandemi hadir, kita susah sekali untuk masuk kedalam masjid karena alasan protokol kesehatan, banyak masjid yang tidak dibuka alhasil kita harus sholat di rumah masing-masing. Tahun 2022 ini, Pandemi sudah usai. Kegiatan sudah mulai normal kembali, mari kita list tempat-tempat yang ingin kita kunjungi. Pertengahan Ramadhan kemarin, saya melewati sebuah Masjid Megah di Desa Epil Kec. Lais Kab. MUBA yaitu Masjid Abdul Kadim. Masjid ini juga terkenal dengan sebutan Masjid Kursi Patah. Filosopinya mau setinggi apa jabatan atau kedudukan itu semua akan patah atau tiada artinya kalau tidak beribadah . Sebelum sampai rumah saya harus melewai masjid Abdul Kadim tersebut, sekitar 1 jam menuju  kekampung halaman ke Bailangu, Musi Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan.  Dari beberapa artikel yang saya baca, masjid ini dibangun oleh keluarga besar desa epil yang bernama Prof. Khadim.  Ketika saya datang ke Masjid Abdul Khadim ini, kondisi masjid masih dalam proses pembangunan ...