Skip to main content

MOMENT PUASA PERTAMA YANG BERBEDA



Moment puasa kali ini sungguh berbeda dari puasa-puasa tahunku sebelumnya, Setelah dua tahun ini saya tidak bisa pulang karena pandemi. Alhamdulillah moment puasa kali ini sungguh berbeda karena saya sudah bukan seorang single one (read : jomblo) hahaha.

Yap. Puasa kali ini saya telah melalui bersama suami yang sudah 3 bulan melewati pernikahan. jadi, puasa kali ini saya harus melalui bersamanya dan beribadah dengan lebih baik lagi. Aamiin.

Saya dan Suami, kami tidak tinggal satu rumah alias LDM (Long Distance Marriage), jadi momentnya ya masih belum sempurna untuk melalui puasa selama 30 Hari penuh berdua. Namun, Alhamdulillah diawal puasa ini,  saya bisa merasakan hal-hal itu, Apa Moment itu.


Hal-Hal yang berbeda berpuasa setelah menikah : 

1. Membangunkan dan menyiapkan Sahur untuk Suami

Kondisi yang baru ini, saya mulai untuk membangunkannya diwaktu sahur, rasanya agak terkejut karena biasanya tidak ada seorang disamping untuk dibanguni. Sebagai istri baru, saya berusaha belajar untuk bangun untuk menyiapkan untuk suami, walaupun kita masih tinggal bersama mertua yang sebenarnya sudah menyiapkan makanan untuk sahur saat malam hari. hihi kan jadi enak, tapi gak enak jugalah..haha

2. Berlomba untuk mengkhatamkan Al-quran

Jadi, selama ini dalam berpuasa, saya menantang diri sendiri untuk bisa mengkhatamkan Al-quran, namun setelah menikah saya merasa mempunyai teman untuk saling menyemangati dalam mengkhatamkan Al-Quran sampai 30 Juz. hihi moment ini agar kita bisa terhindar dari hal-hal yang tidak bermanfaat khususnya dibulan ramadhan yang penuh berkah dan ampunan.

3. Memasak untuk suami

Kebetulan saya dan suamiku itu LDM, jadi saya harus belajar memasak untuk bekal kelokasi kantornya yang jauh dan membutuhkan sekitar 2 minggu untuk pulang. saya merasa jadi wanita lebih produktif untuk belajar masak haha, semangat tia!!

4. Berbuka dan Sahur Bersama Mertua

Setelah menikah, saya pun telah menambah anggota keluarga yaitu ibu, ayah dan adik-adik suamiku. Alhamdulillah menambah anggota keluargaku. semoga selalu sehat dan akur hihi

Alhamdulillah moment berbeda itu bisa saya lalui dan semoga kedepan semakin lancar untuk melakukan ibadah bulan puasa ini.

Ohya, dimoment puasa kali ini pun, saya menantang diri untuk mengikuti BPN 30 Day Ramadhan Challenge Tahun 2022, karena apa? karena blog saya ini sudah sekitar satu tahun tidak diisi sama sekali dengan tulisan. karena mungkin banyak moment yang tidak sempat ditulis disini. kasihan sekali blog saya penuh dengan usang-usang dan debu.

Terima kasih, Blogger Perempuan sudah memudahkan kami untuk selalu menulis, semoga istiqamah.


with love

tia.

Comments

Post a Comment

Selesai berkomentar ucapkan Alhamdulillah
@tiameirizta

Popular posts from this blog

Tujuan Mengembangkan Personal Blog

Assalamualaikum teman-teman semua Sebagai seorang blogger sebenarnya bukan sebuah impian dari kecil. Hal itu tumbuh dari sebuah artikel yang dibuat oleh paman ketika saya ingin memasuki bangku perkuliahan sekitar 2010 yang lalu. Berawal dari membaca blog tentang desa kelahiran saya tersebut yang berjudul " Desaku Bailangu ". Lalu  memutuskan untuk membuat sebuah blog personal, yang isinya curhatan anak yang baru lulus SMA. Semenjak kecil saya hobi menulis dan bercerita kedalam buku diary daripada bercerita kepada orang lain, mungkin itulah semangat awal saya untuk membuat sebuah blog tanpa pikir panjang walaupun tidak tahu cara menggunakannya, yang penting daftar dulu. Berbekal itu saya akhirnya mencoba-coba mengotak-atik blogspot.     Baca juga > kenapa memilih blogspot Saat perjalanan dibangku perkuliahan, tiba dimana akhirnya saya menemukan sebuah komunitas dikampus yang bernama "Blogger Unsri ". Kemudian saya join dalam komunitas tersebut. B logger Unsri did...

TIPS UNTUK BLOGGER PEMULA

Bismillah Sebagai seorang blogger pemula, banyak hal yang harus dipelajari agar blog kita menjadi blog yang selalu dihinggapi oleh pengunjung. Tak hanya dihinggapi namun juga menjadi salah satu blog yang menjadi inspirasi bagi yang membutuhkan sesuatu.  Setelah banyak blogwalking ke artikel-artikel yang membuat saya selalu ketagihan untuk mendatanginya, saya akhirnya mengerti apa yang harus saya pelajari untuk menjadi blogger pemula yang sukses. Untuk menjadi Blogger Pemula yang sukses, ada beberapa hal saya  harus  pelajari : 1. Menentukan niche yang menggambarkan Personal Branding Semakin kesini, saya menyadari bahwa blog yang saya tulis masih belum menentukan niche yang benar. Dari situ saya mulai mencari-cari tema apa yang menggambarkan karakter saya. Karakter yang minimalis dan mudah dibaca adalah sesuatu yang saya sukai.  dengan adanya niche yang kuat, membuat blog kita semakin menarik dan akan menjadi sumber pencarian bagi pembaca setia blog kita. baca jug...

WISATA RELIGI KE MASJID ABDUL KADIM (MASJID KURSI PATAH) DI MUSI BANYUASIN

Semenjak Pandemi hadir, kita susah sekali untuk masuk kedalam masjid karena alasan protokol kesehatan, banyak masjid yang tidak dibuka alhasil kita harus sholat di rumah masing-masing. Tahun 2022 ini, Pandemi sudah usai. Kegiatan sudah mulai normal kembali, mari kita list tempat-tempat yang ingin kita kunjungi. Pertengahan Ramadhan kemarin, saya melewati sebuah Masjid Megah di Desa Epil Kec. Lais Kab. MUBA yaitu Masjid Abdul Kadim. Masjid ini juga terkenal dengan sebutan Masjid Kursi Patah. Filosopinya mau setinggi apa jabatan atau kedudukan itu semua akan patah atau tiada artinya kalau tidak beribadah . Sebelum sampai rumah saya harus melewai masjid Abdul Kadim tersebut, sekitar 1 jam menuju  kekampung halaman ke Bailangu, Musi Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan.  Dari beberapa artikel yang saya baca, masjid ini dibangun oleh keluarga besar desa epil yang bernama Prof. Khadim.  Ketika saya datang ke Masjid Abdul Khadim ini, kondisi masjid masih dalam proses pembangunan ...