Skip to main content

ALLAH MENJADIKAN KITA TERTAWA DAN MENANGIS







Bismillah

Didalam hidup ini sudah jelas kita pasti akan merasakan hal-hal yang membuat hati kita berdurai air mata dan merasakan gelak tawa yang melegahkan.


Hal-Hal yang membuat kita sedih biasanya dari sebuah pertanyaan "Kenapa hidup kita tak sama seperti kehidupan orang lain yang mendapatkan hal dengan mudah, kenapa kita harus melakukan banyak perjuangan untuk mendapatkan hal yang mungkin kita harapkan".

Dari pertanyaan kenapa diatas, kita bisa belajar bahwa semua sudah ada ketetapannya. Dengan itu kita belajar tentang takdir Allah qada dan qadar.

       baca juga >> Suka duka menjadi PPNPN

Takdir dari Allah pasti baik, dan dibalik takdir yang Allah berikan pasti terdapat hikmah yang sangat baik. 

dalam Surat An-Najm Ayat-43

43. وَأَنَّهُۥ هُوَ أَضْحَكَ وَأَبْكَىٰ

wa annahụ huwa aḍ-ḥaka wa abkā
43. dan bahwasanya Dialah yang menjadikan orang tertawa dan menangis.

Tafsir :

Ayat ini menjelaskan bahwasanya manusia tidak luput dari dua kondisi, kalau tidak dalam keadaan senang maka sedang dalam kondisi sedih. Maka  ketika Allah ﷻ menyebutkan bahwa Allah ﷻ  yang membuat tertawa dan menangis maka Allah lah yang menciptakan sebab-sebab orang menjadi tertawa dan menangis. Kalau kondisi manusia cuma dua senang atau sedih berarti maksudnya segala urusan manusia yang mengatur adalah Allah ﷻ . Oleh karenanya tawa tidak bisa dicela secara dzatnya selama tidak berlebih-lebihan karena jika berlebih-lebihan maka akan mematikan hati, sebagaimana sabda Nabi ﷺ ,

وَلَا تُكْثِرِ الضَّحِكَ، فَإِنَّ كَثْرَةَ الضَّحِكِ تُمِيتُ القَلْوبَ

“Dan janganlah terlalu banyak tertawa. Sesungguhnya terlalu banyak tertawa dapat mematikan hati”


Ustad adi hidayat pun menjelaskan dalam sebuah akun tiktok "Kadang-kadang, Allah seakan menunda apa yang menjadi hak Anda, bukan ingin menunda untuk mendapatkan sesuatu, tapi ingin memberikan nikmat secara sempurna,"

Semoga Allah lapangkan hati kita untuk selalu dalam takdir Allah

Tulisan ini bagian dari  BPN 30 Day Ramadhan Challenge Tahun 2022 dari Blogger Perempuan, Tema Hal-hal yang membuat sedih dan tertawa

With love


tiameirizta


refensi :

https://bekalislam.firanda.com/11469-tafsir-surat-an-najm-ayat-43.html


Comments

Popular posts from this blog

Menjaga Kemuliaan Karunia-Nya

اَلَمْ تَرَوْا اَنَّ اللّٰهَ سَخَّرَ لَكُمْ مَّا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِ وَاَسْبَغَ عَلَيْكُمْ نِعَمَهٗ ظَاهِرَةً وَّبَاطِنَةًۗ وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يُّجَادِلُ فِى اللّٰهِ بِغَيْرِ عِلْمٍ وَّلَا هُدًى وَّلَا كِتٰبٍ مُّنِيْرٍ    Tidakkah kamu memperhatikan bahwa sesungguhnya Allah telah menundukkan apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi untukmu. Dia (juga) menyempurnakan nikmat-nikmat-Nya yang lahir dan batin untukmu. Akan tetapi, di antara manusia ada yang membantah (keesaan) Allah tanpa (berdasarkan) ilmu, petunjuk, dan kitab suci yang menerangi. (QS. Luqman : 20) RINGKASAN TAFSIR Ayat ini mengingatkan manusia dengan menanyakan apakah mereka tidak memperhatikan tanda-tanda keesaan dan kekuasaan Allah di alam yang luas ini ? Apakah mereka tidak memperhatikan bahwa Allah-lah yang menundukkan untuk mereka semua yang ada di alam ini, sehingga mereka dapat mengambil manfaat daripadanya. Dialah yang menjadikan matahari bersinar, sehingga siang menjadi terang ...

Meluruskan Niat

  قُلْ اِنَّ صَلَاتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَۙ Katakanlah (Nabi Muhammad), “Sesungguhnya salatku, ibadahku, hidupku, dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam. (QS. Al Anám : 162) PENJELASAN TAFSIR Dalam ayat ini Nabi Muhammad, diperintahkan agar mengatakan bahwa sesungguhnya salatnya, ibadahnya, serta semua pekerjaan yang dilakukannya, hidup dan matinya adalah semata-mata untuk Allah Tuhan semesta alam yang tiada sekutu bagi-Nya. Itulah yang diperintahkan kepadanya. Rasul adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri kepada Allah dalam mengikuti dan mematuhi semua perintah dan larangan-Nya. Dua ayat ini mengandung ajaran Allah kepada Muhammad, yang harus disampaikan kepada umatnya, bagaimana seharusnya hidup dan kehidupan seorang muslim di dalam dunia ini. Semua pekerjaan salat dan ibadah lainnya harus dilaksanakan dengan tekun sepenuh hati karena Allah, ikhlas tanpa pamrih. Seorang muslim harus yakin kepada kodrat dan irada...

Menyadari Tidak Ada yang Sia- Sia

  اَفَحَسِبْتُمْ اَنَّمَا خَلَقْنٰكُمْ عَبَثًا وَّاَنَّكُمْ اِلَيْنَا لَا تُرْجَعُوْنَ Apakah kamu mengira bahwa Kami menciptakan kamu main-main (tanpa ada maksud) dan kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami? (QS. Al Mu'minun : 115)   RINGKASAN AYAT/TAFSIR  Maksudnya, “maka apakah kamu mengira,” wahai makhluk, “bahwa sesungguhnya kami menciptakan kamu secara main-main (saja),” yaitu sia-sia dan batil, kalian makan dan minum, berjalan dan menikmati kelezatan dunia, sementara kami membiarkan kalian tanpa memerintah dan melarang, tanpa memberi pahala dan hukuman. Oleh karena itu, Dia berfirman, ”dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami,” hal ini tidak terbetik di dalam hatimu.  sumber : Tafsir As sa'di REFLEKSI Allah itu serius banget menciptakan kita, gak untuk main-main atau hura-hura. Kita diciptakan pasti punya tujuan untuk menjadikan kita manusia yang menyelamatkan bumi tapi kita gak mengerti kenapa kita diciptakan dan untuk apa, dan kebanyakan dari k...