Skip to main content

Memulai Pencarian Jati Diri

           


Bismillahirahmanirahim

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh 

Alhamdulillah dengan izin Allah, aku ingin memulai lagi mengisi blog ini yang mungkin sudah lama sekali usang, lumayan lama sekitar 2 tahunan blog ini tak berpenghuni, orangnya lagi melalui banyak proses dalam hidupnya dan kini aku akan memulai blog ini dengan mengucapkan Bismillah

بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ (١) 
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. 

Kenapa Kita Harus Mengucapkan Bismillah?

Melalui kajian tafsir yang disampaikan oleh Ustadz Dr. Mustafa Umar terkait bismillah, kita harus melihat konteks dari Surat Al-fatihah ini.
  • Surat Al Fatihah adalaha surat yang pertama dalam  Al Quran, memiliki 7 ayat, yag didalamnya ada pujian, tujuh ayat yang diulang-ulang dalam sholat, tujuannya untuk memuji Allah subhanahuwata'la.  Surat Al Fatihah turun di kota mekah, ada juga yang berpendapat diturunkan di kota madinah dan ada pula diturunkan 2 kali, turun dikota Mekah dan Madinah. 
  • Surat ini memiliki nama yang banyak, menerangkan keistimewaan disurat tersebut. Bisa juga disebut Umul Kitab. disebut Umul Kitab karena semua makna dalam surat alfatihah lahir dari surat alfatihah atau akan kembali kepadanya.
  • Surat Al Fatihah terkandung aqidah, ibadah, dan akhlak-akhlak mulia. 
  • Nama lain dari surat alfatihah adalah Umul Quran yaitu Induk kepada Al- Quran, yang terhimpunnya petunjuk-petunjuk keselamatan.
  • Nama lain dari surat al fatihah adalah Ar-ruqiyah yaitu surat yang diamalkan untuk memelihara diri.
 

Makna 'bi' adalah dengan maksudnya memohon pertolongan, dalam bahasa arab 'ba' (ba istianah) yaitu minta tolong, kita tak punya daya upaya, karena kekuatan itu milik Allah

Makna 'ismi' adalah nama. Zat Allah itu satu dan Nama Allah itu banyak. Kenapa allah menambahkan "nama" pada bismillah ? karena menurut ilmu tafsir dengan memohon pertolongan allah dengan menyebut nama-nama Allah (Asmaul Husna).

Sebenarnya diantara 'ب' dengan س itu ada huruf ا, seperti di ayat بِٱسْمِ رَبِّكَ ٱلَّذِى خَلَقَ  ada ا setelah ba tapi dalam بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ tidak ada karena bismillah adalah ucapan yag selalu diucapkan dalam amalan, karena tidak disebut ا untuk memudahkan sebutan. 

Makna AllahLafadz Allah (اللَّهِ) disebut ismu al jalalah atau lafdzu al jalalah. Nama Allah yang pertama setelah nama-nama lain dalam Asmaul Husna. Disebut Allah karena disitu ada TAUHID, memohon pertolongan 'Hanya' kepada Allah.

Makna ٱلرَّحْمَـٰنِ adalah allah yang memberikan dan pemberian itu memiliki kebaikan didalamnya.

Makna ٱلرَّحِيمِ adalah kasih sayang khusus kepada orang beriman.

REFLEKSI

  • Apakah aku sudah atau selalu mengucapkan bismillah dalam setiap aktivitas?
  • Apakah dalam aktivitas kita selalu melibatkan Allah untuk mengharapkan kebaikan atau kita selama ini hanya mengandalkan upaya kita sendiri?
  • Kita bisa melakukan sesuatu karena kekuatan dari Allah, kalau Allah cabut kekuatan itu bagaimana perasaan kita?
  • Kita tidak bisa melakukan sesuatu tanpa pertolongan Allah

APPLY TO LIFE

  • Ucapkan bismillah setiap aktivitas apapun
  • Jangan lupa membaca dzikir "Lahawlawalaquataillabillah"

    Dalam memulai pencarian jati diri, kita perlu pertolongan Allah Subhanahuwatala dalam perjalanan ini, kita berdoa untuk bisa diberikan petunjuk yang lurus dalam pencarian jati diri dan senantiasa dalam perlindungan dalam perjalanan menuju ketaqwaan. Semoga dengan pencarian ini adalah awal untuk sesuatu yang akan kita dapatkan sampai tujuan, dengan mengucapkan Bismillahirahmanirahim semoga Allah mudahkan perjalanan. Aamiin


Self-Improvment with Quran - Journey to Taqwa
1 Ramadan 1446 H
1 Maret 2025



with love
tia ummu zhafi


Comments

Popular posts from this blog

Menjaga Kemuliaan Karunia-Nya

اَلَمْ تَرَوْا اَنَّ اللّٰهَ سَخَّرَ لَكُمْ مَّا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِ وَاَسْبَغَ عَلَيْكُمْ نِعَمَهٗ ظَاهِرَةً وَّبَاطِنَةًۗ وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يُّجَادِلُ فِى اللّٰهِ بِغَيْرِ عِلْمٍ وَّلَا هُدًى وَّلَا كِتٰبٍ مُّنِيْرٍ    Tidakkah kamu memperhatikan bahwa sesungguhnya Allah telah menundukkan apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi untukmu. Dia (juga) menyempurnakan nikmat-nikmat-Nya yang lahir dan batin untukmu. Akan tetapi, di antara manusia ada yang membantah (keesaan) Allah tanpa (berdasarkan) ilmu, petunjuk, dan kitab suci yang menerangi. (QS. Luqman : 20) RINGKASAN TAFSIR Ayat ini mengingatkan manusia dengan menanyakan apakah mereka tidak memperhatikan tanda-tanda keesaan dan kekuasaan Allah di alam yang luas ini ? Apakah mereka tidak memperhatikan bahwa Allah-lah yang menundukkan untuk mereka semua yang ada di alam ini, sehingga mereka dapat mengambil manfaat daripadanya. Dialah yang menjadikan matahari bersinar, sehingga siang menjadi terang ...

Meluruskan Niat

  قُلْ اِنَّ صَلَاتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَۙ Katakanlah (Nabi Muhammad), “Sesungguhnya salatku, ibadahku, hidupku, dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam. (QS. Al Anám : 162) PENJELASAN TAFSIR Dalam ayat ini Nabi Muhammad, diperintahkan agar mengatakan bahwa sesungguhnya salatnya, ibadahnya, serta semua pekerjaan yang dilakukannya, hidup dan matinya adalah semata-mata untuk Allah Tuhan semesta alam yang tiada sekutu bagi-Nya. Itulah yang diperintahkan kepadanya. Rasul adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri kepada Allah dalam mengikuti dan mematuhi semua perintah dan larangan-Nya. Dua ayat ini mengandung ajaran Allah kepada Muhammad, yang harus disampaikan kepada umatnya, bagaimana seharusnya hidup dan kehidupan seorang muslim di dalam dunia ini. Semua pekerjaan salat dan ibadah lainnya harus dilaksanakan dengan tekun sepenuh hati karena Allah, ikhlas tanpa pamrih. Seorang muslim harus yakin kepada kodrat dan irada...

Menyadari Tidak Ada yang Sia- Sia

  اَفَحَسِبْتُمْ اَنَّمَا خَلَقْنٰكُمْ عَبَثًا وَّاَنَّكُمْ اِلَيْنَا لَا تُرْجَعُوْنَ Apakah kamu mengira bahwa Kami menciptakan kamu main-main (tanpa ada maksud) dan kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami? (QS. Al Mu'minun : 115)   RINGKASAN AYAT/TAFSIR  Maksudnya, “maka apakah kamu mengira,” wahai makhluk, “bahwa sesungguhnya kami menciptakan kamu secara main-main (saja),” yaitu sia-sia dan batil, kalian makan dan minum, berjalan dan menikmati kelezatan dunia, sementara kami membiarkan kalian tanpa memerintah dan melarang, tanpa memberi pahala dan hukuman. Oleh karena itu, Dia berfirman, ”dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami,” hal ini tidak terbetik di dalam hatimu.  sumber : Tafsir As sa'di REFLEKSI Allah itu serius banget menciptakan kita, gak untuk main-main atau hura-hura. Kita diciptakan pasti punya tujuan untuk menjadikan kita manusia yang menyelamatkan bumi tapi kita gak mengerti kenapa kita diciptakan dan untuk apa, dan kebanyakan dari k...