Skip to main content

Mengingat KesaksianNya

 


وَاذْكُرُوْا نِعْمَةَ اللّٰهِ عَلَيْكُمْ وَمِيْثَاقَهُ الَّذِيْ وَاثَقَكُمْ بِهٖٓۙ اِذْ قُلْتُمْ سَمِعْنَا وَاَطَعْنَاۖ وَاتَّقُوا اللّٰهَۗ اِنَّ اللّٰهَ عَلِيْمٌ ۢ بِذَاتِ الصُّدُوْرِ 

Ingatlah nikmat Allah kepadamu dan perjanjian-Nya yang telah Dia ikatkan kepadamu ketika kamu mengatakan, “Kami mendengar dan kami menaati.” Bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala isi hati. (QS. Al Maidah : 7)

PENJELASAN AYAT/TAFSIR

  • Allah memerintahkan hamba-hambaNya agar mengingat nikmat-nikmatNya, baik nikmat agama maupun dunia dengan hati dan lisan mereka, karena dengan terus menerus mengingatnya, itu akan medorong kepada sikap bersyukur, mencintai, dan mengakui dengan hati akan kebaikan-kebaikan Allah.
  • “Dan perjanjiannya,” maksudnya ingatlah perjanjian Allah, “yang telah diikatNya dengan kamu,” yakni, adalah perjanjian yang telah dia ambil darimu. Ia tidak berarti mereka mengucapkan perjanjian dan sumpah itu, akan tetapi maksudnya adalah bahwa mereka mengimaninya dan Rasulnya teleha mengikrarkan untuk taat kepada keduanya. 
  • Allah berfirman, ”ketika kamu mengatakan kami dengar dan kami taati”, maksudnya kami mendengar serauan yang engkau sampaikan pada kami dari ayat-ayatMu, baik yang di dalam Al-Qur’an maupun yang berada di alam semesta, dengan pendengaran yang penuh pemahaman, di barengi ketundukan dan kataatan.
  • Ini mencakup seluruh syariat agama, baik yang lahir maupun yang batin, dan bahwa orang-orang Mukmin dalam perkara tersebut mengingat perjanjian Allah atas mereka, di mana ia selalu ada dalam benak mereka serta berusaha keras melaksanakan apa yang diperintahkan kepada mereka dengan sempurna tanpa kekurangan.
  • “Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui isi hatimu,” maksudnya pemikiran, rahasia, dan apa yang terlintas dalam hatimu itu. Maka berhatilah-hatilah, jangan sampai Allah mengetahui sesuatu di hatimu, yang tidak diridhaiNya atau keluar darimu apa yang dibenciNya.
sumber : Tafsir As Sa'di

REFLEKSI

  • Nikmat Allah adalah nikmat Agama Islam, datangnya Islam sampai saat ini kepada kita adalah nikmat karena dengan Islam kita mendapatkan kemuliaan, kekuatan dibumi, lenyapnya keadaan jahiliya dan baiknya keadaan umat.
  • Masalahnya sekarang islam tinggal bungkusnya, kemuliaanya sudah mulai hilang dan nikmat Ukhuwah sudah tidak ada lagi.
  • Bagaimana Islam akan diterapkan jika masyarakat masih takut dengan aturan islam, aturan islam itu dari Allah dan pasti yang terbaik.
  • Allah tau setiap isi hati kita, apa yang dihati kita berniatkan kebaikan maka itu akan dihitung sebuah pahala

APPLY TO LIFE
  • Mendengar Ayat Alquran, diamalkan
  • Bersihkan hati                                  
  • Pahami Alquran dan pelajari ilmunya

NEXT AYAT

''MENUNJUKAN KETUNDUKAN'' 

Semoga Bermanfaat, maaf bila ada kesalahan
Self Improvement with Quran - Journey to Taqwa
11 Ramadan 1446 H
11 Maret 2025



With Love
tia ummu zhafi


Comments

Popular posts from this blog

Tempat ngabuburit Asik di Palembang

Assalamualaikum  pembaca blogku Kalau sudah memasuki bulan Ramadan, agenda list bukber sudah berdatangan mulai dari temen SD, SMP, SMA, Kuliah dan Komunitas. Yang anehnya, sampai sekarang aku belum ada agenda bukber (pengen ketawa) apa aku gak punya temen ya ??  Semenjak aku pindah ke Palembang, agenda bukberku berkurang karena lebih banyak buka dirumah bersama keluarga. Jadi, jarang sekali untuk bukber diluar. Tapi disini aku akan share sebuah tempat rekomendasi untuk yang mau ngabuburit diluar bersama teman atau keluarga. Ada beberapa tempat ngabuburit yang asik di Palembang 1. Kambang Iwak Untuk warga Palembang, tempat ini sudah tidak asing. Tempat ini berada ditengah kota dan kawasan orang-orang yang mau program diet atau hidup sehat. Banyak orang-orang yang berolahraga disini, lari-lari kecil mengitari kolam yang ada ditengah kawasan itu. biasanya hari minggu ada kegiatan senam sehat dan juga banyak sekali menu makanan, cemilan dan UMKM disana. sumber : travelingyuk.com 2...

Tujuan Mengembangkan Personal Blog

Assalamualaikum teman-teman semua Sebagai seorang blogger sebenarnya bukan sebuah impian dari kecil. Hal itu tumbuh dari sebuah artikel yang dibuat oleh paman ketika saya ingin memasuki bangku perkuliahan sekitar 2010 yang lalu. Berawal dari membaca blog tentang desa kelahiran saya tersebut yang berjudul " Desaku Bailangu ". Lalu  memutuskan untuk membuat sebuah blog personal, yang isinya curhatan anak yang baru lulus SMA. Semenjak kecil saya hobi menulis dan bercerita kedalam buku diary daripada bercerita kepada orang lain, mungkin itulah semangat awal saya untuk membuat sebuah blog tanpa pikir panjang walaupun tidak tahu cara menggunakannya, yang penting daftar dulu. Berbekal itu saya akhirnya mencoba-coba mengotak-atik blogspot.     Baca juga > kenapa memilih blogspot Saat perjalanan dibangku perkuliahan, tiba dimana akhirnya saya menemukan sebuah komunitas dikampus yang bernama "Blogger Unsri ". Kemudian saya join dalam komunitas tersebut. B logger Unsri did...

WISATA RELIGI KE MASJID ABDUL KADIM (MASJID KURSI PATAH) DI MUSI BANYUASIN

Semenjak Pandemi hadir, kita susah sekali untuk masuk kedalam masjid karena alasan protokol kesehatan, banyak masjid yang tidak dibuka alhasil kita harus sholat di rumah masing-masing. Tahun 2022 ini, Pandemi sudah usai. Kegiatan sudah mulai normal kembali, mari kita list tempat-tempat yang ingin kita kunjungi. Pertengahan Ramadhan kemarin, saya melewati sebuah Masjid Megah di Desa Epil Kec. Lais Kab. MUBA yaitu Masjid Abdul Kadim. Masjid ini juga terkenal dengan sebutan Masjid Kursi Patah. Filosopinya mau setinggi apa jabatan atau kedudukan itu semua akan patah atau tiada artinya kalau tidak beribadah . Sebelum sampai rumah saya harus melewai masjid Abdul Kadim tersebut, sekitar 1 jam menuju  kekampung halaman ke Bailangu, Musi Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan.  Dari beberapa artikel yang saya baca, masjid ini dibangun oleh keluarga besar desa epil yang bernama Prof. Khadim.  Ketika saya datang ke Masjid Abdul Khadim ini, kondisi masjid masih dalam proses pembangunan ...